Search

Hasil penelusuran

Sabtu, 25 Januari 2014

Psikologi Warna

Kini bukan rahasia lagi bahwa beberapa brand terkenal menggunakan warna tertentu untuk mempromosikan produk mereka kepada pelanggan agar membangkitkan emosi atau tindakan tertentu. Bahkan, ada ilmu komunikasi visual yang menggunakan warna untuk terapi warna atau yang disebut colourology (menggunakan warna untuk meyembuhkan). Metode ini sudah dipraktekkan oleh banyak kebudayaan kuno seperti Mesir dan Cina. Jika kita melihat sebuah logo atau lambang, maka logo atau lambang tersebut tidak lepas dari warna dan memiliki arti atau makna-makna yang tersembunyi. Tahukah Anda bahwa warna dapat mempengaruhi Anda dan dapat menggunakannya untuk kebaikan Anda? Para psikolog dan dokter setuju bahwa efek warna tergantung pada persepsi kita tentang warna tersebut. Jika Anda menganalisis sikap Anda terhadap warna, Anda akan mengerti bahwa ada warna yang Anda sukai dan tidak.
Perasaan nyaman maupun tidak nyaman akan muncul ketika kita memasuki sebuah ruangan, salah satu penyebabnya adalah penggunaan warna ruang yang tidak tepat. Fungsi utama dari ruangan tergantung dari pemilihan warna serta suasana apa yang ingin dimunculkan pada ruangan tersebut. Penerapan warna pada sebuah ruangan akan menimbulkan kesan perasaan tertentu. Bukan hanya pada ruangan saja, namun pada suatu logo atau lambang bahkan warna pakaian pun yang dipakai designer akan menimbulkan kesan perasaan tertentu. Warna-warna yang Anda pilih ternyata menyampaikan pesan pada orang di sekeliling. Pesan itu bisa berarti menyejukkan, menggoda, gembira, atau menakutkan. Beberapa contoh psikologi warna dalam kehidupan sehari-hari misalnya, petugas keamanan yang memakai warna biru tua menyampaikan pesan berwibawa dan berkuasa, juru rawat yang memakai seragam warna hijau pupus menyiratkan kesan tenang dan damai. Warna sejak lama diketahui bisa memberikan pengaruh terhadap psikologi, emosi serta cara bertindak manusia. Warna juga menjadi bentuk komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan lebih bermakna. Warna dapat juga menyampaikan pesan sublimasi tentang persepsi dan indra sensori manusia yang akhirnya dapat mengubah cara kita berpikir tentang sebuah subjek.
Ilustrasi Psikologi warna: Psikologi warna adalah satu hal yang terbentuk dalam benak manusia ketika melihat warna tertentu.

  

1. Warna Merah 

Merah adalah warna yang paling sering menarik perhatian. Warna ini memiliki karateristik merangsang saraf, kelenjar adrenal (endokrin) dan saraf sensorik. Merah juga meningkatkan sirkulasi darah dan kereaktivan darah itu sendiri. Warna merah juga paling ampuh untuk merangsang dan meningkatkan energi fisik, memperkuat motivasi, meningkatkan sirkulasi, dan berkaitan dengan seksualitas. Merah juga membangkitkan emosi dan menciptakan perasaan kegembiraan atau intensitas, juga memiliki karakter penuh dengan kekuatan dan antusias. Tetapi pada saat yang sama, warna ini dapat dianggap sebagai tuntutan dan sikap agresif. Merah adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan efek psikologi panas , berani ,marah dan berteriak. 

Beberapa studi juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy. Warna merah yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Warna ini tak cuma memengaruhi psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat. 

Warna merah tidak hanya identik dengan warna merona. Merah bisa juga memerah yang membuat orang lain terpana. Wajah memerah bisa jadi karena kondisi psikologi yang sedang menahan amarah, menahan malu, bahkan bisa juga diartikan satu kondisi kejiwaan ketika menahan rasa rindu yang menggebu. Warna energi ini juga dimanfaatkan dengan seksama oleh kalangan bisnis. TV One, menggunakan warna merah sebagai bagian dari agresifitas penggalian berita agar mampu menarik perhatian penonton Indonesia. Kegesitan itu sangat pas dilambangkan oleh warna merah.


Respon Psikologis: Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, gairah, bahaya, berpendirian, dinamis, dan percaya diri


Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain: Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal. Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti ‘bahagia’ di budaya Oriental. Bisa berarti berani dan semangat yang berkobar-kobar. Singkatnya secara umum berhubungan dengan perasaan yang meledak-ledak. 

Warna merah mudah menarik perhatian dan meningkatkan nafsu. Pada bisnis makanan banyak menggunakan warna dominan merah karena ini dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan pembeli, contohnya lihat saja warna Pizza Hut, McD, KFC yang juga ada merahnya. Atau kalau untuk teks, warna merah pasti akan lebih menarik perhatian dibanding warna lain. 

Namun jika untuk background dengan teks hitam, akan membuat mata cepat lelah. Didalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, pada logo hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat logo tersebut menjadi terlihat berbeda.


2. Warna Kuning 

Kuning adalah warna cerah yang dapat menarik banyak perhatian. Warna ini bisa dipakai sedikit untuk pemberitahuan, seperti cahaya kedua lampu rem yang berada dikendaraan. Warna kuning menstimulasi berbagai fungsi tubuh, seperti aliran empedu dan cara kerja hati. Ia memiliki sifat pencahar dengan cara mempromosikan sekresi asam lambung dan membantu pembuangan usus. Kuning juga berhubungan dengan intelektual dan proses mental. 

Warna cerah ini juga merangsang otak serta membuat Anda lebih waspada dan tegas. Kuning adalah warna yang ceria, menyenangkan dan penuh energi. Tidak heran warna kuning identik dengan mainan anak-anak. Kuning juga biasanya di gunakan untuk mendapatkan perhatian dari orang yang melihat desain logo. Karena begitu kuatnya warna kuning ini, seringkali di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang. Ingat rambu lalu lintas yang memberikan tanda bahaya? Semua di dominasi warna kuning atau merah karena sifatnya menarik perhatian. 


Respon Psikologis: Muda, kekayaan, gembira, imajinasi, kreativitas optimis, harapan, filosofi, ketidak-jujuran, pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan, pencerahan, intelektualitas dan kekuasaan. Ini adalah warna ego yang kuat. Di beberapa negara, kuning juga melambangkan pemisahan

Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu dan warna yang hangat. Warna kuning akan meningkatkan konsentrasi, itu sebabnya warna ini dipakai untuk kertas legal atau post it. Kuning juga merupakan warna persahabatan. Warna ini cukup menarik perhatian dan sangat baik jika dijadikan background untuk teks hitam karena akan lebih mencolok terlihat.


3. Warna Orange 

Orange ialah kombinasi warna merah dan kuning. Merupakan warna hangat dan ramah yang membuat orang merasa nyaman. Orange berhubungan dengan cakra sakral dan diyakini bermanfaat untuk ginjal, saluran kemih dan organ repoduksi. Warna ini juga meningkatkan metabolisme, memperkuat paru-paru, limpa dan pankreas. 

Oranye adalah hasil peleburan merah dan kuning, sehingga efek yang di hasilkan masih tetap sama, yaitu kuat dan hangat. Warna ini (selain merah dan biru) sering di gunakan pada tombol website yang penting, seperti buy now , register now dan lainnya yang sejenis, istilahnya adalah call to action button. Dari sisi psikologis sebenarnya warna oranye memberikan kesan tidak nyaman, dan sedikit gaduh. Mungkin karena sebab itulah warna ini paling banyak di pakai untuk menarik perhatian orang. 


Respon Psikologis: Energy, keseimbangan, kehangantan, kreatifitas, semangat, senang, periang, dan antusiasme

Warna ini banyak sekali ditemukan dalam desain logo yang ingin menciptakan kesan bermain (playfulness) dan untuk menstimulasi sensori keriangan hingga selera makandan menekankan sebuah produk yang tidak mahal.

4. Warna Biru 

Dari semua warna dalam spektrum, para ilmuwan telah menemukan bahwa warna ini dapat mengurangi nafsu makan Anda. Kemungkinan bahwa seseorang akan makan lebih sedikit makanan dari piring berwarna biru. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan piring biru ketika mencoba untuk menurunkan berat badan dan mengurangi porsi makan. 

Biru juga dapat memperlambat denyut nadi dan suhu tubuh lebih rendah. Ini adalah warna yang menenangkan dan diyakini mengatasi insomnia, kecemasan, masalah tenggorokan, tekanan darah tinggi, migrain dan iritasi kulit. Warna ini juga meningkatkan ekspresi verbal, komunikasi, ekspresi artistik dan kekuatan. Biru yang kuat (biru tua) akan merangsang pemikiran yang jernih dan biru muda akan menenangkan pikiran dan membantu konsentrasi. Biru adalah warna favorit para pria dan termasuk warna yang dingin. 

Kalau di dunia desain logo, biru sering di sebut warna corporate karena hampir semua perusahaan menggunakan warna biru sebagai warna utamanya. Tidak heran memang, karena biru merupakan warna yang termasuk tenang dan bersifat profesional. Efek lain warna biru adalah sering di anggap sebagai warna yang melambangkan kepercayaan dan trustfulness. Biru juga bisa di pakai untuk menurunkan nafsu makan atau meningkatkan gairah. Jadi gunakanlah warna biru untuk mendesain box obat diet atau obat kuat pria. 


Respon Psikologis: Sesuatu yang luas dan tanpa batas, berwibawa, percaya diri, kepercayaan, konservatif, keamanan, kesetiaan, kesuksessan, tekhnologi, kebersihan, keteraturan, kedamaian, kesejukkan, keakraban, relaksasi, sensitif, spiritualitas, stabilitas, kontemplasi, misteri, dingin, kesabaran dan bisa diandalkan.

Warna ini banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan tenang, terpercaya, ilmu dan wawasan. Warna ini sangat baik untuk menumbuhkan loyalitas konsumen. Bank-bank banyak menggunakan warna biru sebagai warna dominannya, demikian juga pendidikan. Contohnya Bank Mandiri, BCA, dll. Biru tua lebih cocok untuk acara formal atau seragam, sementara biru muda untuk yang sifatnya non formal. Untuk memberi kesan humor dan kreatifitas, cobalah campuran warna biru dan ungu.

5. Warna Violet atau Ungu 

Warna ini membawa perasaan damai dan saling memahami. Warna ini juga membantu tidur Anda. Dari kelompok warna-warna lain radian warna violet ini dipercaya akan menghambat perkembangan tumor. Nafsu makan tidak terkendali bisa dikendalikan oleh warna ini. Ungu juga warna yang unik karena sangat jarang kita lihat di alam. Dengan menggunakan warna ungu kita bisa memberikan kesan unik pada desain logo kita, baik kita menggunakan secara dominan atau hanya sebagai aksen saja. 


Respon Psikologis: Rasa hormat, fantasi, kecerdasan, romantis otoritas, spiritual, intuisi, misteri, kebijaksanaan, kebangsawanan, kemewahan, transformasi, kekasaran, keangkuhan, ramah, romantis, penguasa, kekuatan mental, fokus dan mandiri. Ungu adalah capuran warna merah dan biru

Menggambarkan sikap ‘gempuran’ keras yang dilambangkan dengan warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus ke pengertian yang dalam dan peka. Bersifat kurang teliti namun penuh harapan. Ungu dapat dengan mudah menarik perhatian orang. Untuk mengaplikasikan warna ini, sebaiknya padukan dengan warna lain sebagai aksen sehingga akan terlihat semakin indah.

6. Warna Indigo

Warna nila ini atau juga ungu lembayung dipercaya akan meningkatkan intuisi dan memperkuat sistem getah bening, kekebalan tubuh dan membantu memurnikan serta membersihkan tubuh.


7. Warna Hijau
Hijau dikaitkan dengan dunia alam. Karena hubungannya dengan alam, hijau dianggap sebagai warna menenangkan dan santai. Warna ini dapat membantu orang yang sering merasa tegang. Hijau akan menyeimbangkan emosi, menciptakan keterbukaan antara Anda dan orang lain. Warna ini juga terkait dengan cakra jantung sehingga dipercaya membantu masalah emosional, seperti cinta, kepercayaan, dan kasih sayang. Para peneliti juga menemukan warna hijau dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Para siswa yang membaca materi tulisan di atas lembaran hijau transparan akan meningkatkan kecepatan membaca dan pemahaman.
Efek rileksasi dan menenangkan dari warna ini mungkin jadi penyebabnya. Hijau adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.

Respon Psikologis: Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan, pertumbuhan, kesuburan, harmoni, optimisme, kebebasan, dan keseimbangan.
Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan.  Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai. Banyak produk yang menekankan kealamian produk menggunakan warna ini sebagai pilihan. Untuk perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan eksplorasi alam, warna hijau banyak dipakai untuk menegaskan bahwa perusahannya berwawasan lingkungan. Warna ini termasuk yang banyak dipakai khususnya dengan kampanye yang berhubungan dengan lingkungan. Kemasan deterjen juga tidak sedikit yang menggunakan warna hijau.
8. Warna Coklat 
Coklat adalah warna bumi, memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Namun selain itu, coklat juga memberikan kesan sophisticated karena dekat dengan warna emas. Bisa di bayangkan kesan mahal dan ekslusif pada desain logo dengan kombinasi warna hitam dan coklat muda. 
Dan tidak lupa, coklat juga bisa memberikan nuansa dapat di andalkan dan kuat. Warna coklat ini biasanya di gunakan di firma hukum sebagai warna utama dalam desain logo perusahaan mereka. Salah satu logo terkenal yang memakai warna coklat adalah UPS sebuah perusahaan pengiriman barang ekspedisi karena warna ini juga melambangkan daya tahan. 


Respon Psikologis: Tanah, kesederhanaan, membumi, rendah hati, terpercaya, serius hangat, nyaman, aman, mewah,elegan, bijaksana, kesenangan, daya tahan (kuat), stabilitas, bobot, dan keanggunan.

Penggunaan warna coklat yang berlebihan pada interior akan menimbulkan efek kesedihan.
9. Warna Pink 
Warna ini di kenal juga dengan nama merah muda ialah warna yang feminin, kalau menggunakan warna ini pasti anda berurusan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan. Efek cinta romantis juga bisa timbul dari warna pink ini, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang lebih menggambarkan berani. Tetapi banyak juga desain logo perusahaan yang berani menggunakan warna pink ini dengan terang-terangan.  Misalnya dengan kombinasi hitam dan pink sebuah desain bisa menjadi terlihat unik. Hal lain kini warna ini sudah mulai terasosiasi dengan kanker payudara. 

Respon Psikologis: feminim, romantis, cinta, kasih sayang, kelembutan, keceriaan, kemurnian, manja, lembut, kurang semangat, dan kekanak-kanakan.
Warna yang disukai banyak wanita ini menyiratkan sesuatu yang lembut dan menenangkan, tapi kurang bersemangat dan membuat energi melemah.

10. Warna Abu-Abu 

Warna abu-abu adalah warna alam. Di luar sana warna abu-abu merupakan warna yang permanen, misalnya batu atau karang. Sering di pakai untuk latar warna gambar semen atau dinding kusam. 


Respon Psikologis: Netral, serius, bisa diandalkan, stabil, intelek, masa depan, kesederhanaan, kesedihan, dan kebimbangan.
11. Warna Putih 

Pilihlah warna putih untuk meredakan rasa nyeri. Putih juga meberikan aura kebebasan dan keterbukaan. Rumah sakit dan pekerja rumah sakit menggunakan warna putih untuk menciptakan kesan steril. Namun, terlalu banyak warna putih dapat memberikan rasa sakit kepala dan kelelahan mata karena cahaya yang dipantulkan. Putih adalah warna yang murni, tidak ada campuran apapun. Makanya sering di anggap sebagai warna yang menimbulkan efek suci dan bersih. Ketika kita ingin membuat desain yang simple dan minimalis, menggunakan warna putih adalah langkah yang tepat (walaupun bukan cara satu-satunya).

Respon Psikologi: Bersih, natural, kosong, netral, awal baru, ketulusan, kemurnian dan kesucian.

Warna yang sangat bisa dipadukan dengan warna apapun. Warna putih digunakan untuk ruang dengan area yang sempit dan kurang pencahayaan sehingga dapat memunculkan suasana yang cerah dan luas pada interior. Putih merupakan warna netral kita dapat menambah aksen dengan berbagai warna. Munculkan warna putih dengan aksen warna-warna cerah yang mampu memberi kesan lebih lembut pada sebuah ruang atau interior. Warna putih juga dapat menambah kejernihan mental, mendorong kita untuk membersihkan kekacauan, membersihkan pikiran dan tindakan.

12. Warna Hitam 

Hitam adalah warna yang gelap, suram, menakutkan. Hitam punya reputasi buruk. Warna ini dipakai oleh para penjahat di komik atau film. Hitam juga melambangkan duka dan murung. Tapi, hitam juga punya sisi lain, misalnya saja untuk menyatakan sesuatu yang abadi, klasik, dan secara universal dianggap sebagai warna yang melangsingkan dan juga elegan. Karena itu elemen apapun jika di taruh di atas background hitam akan terasa lebih bagus (misalnya, pada waktu menampilkan foto, portfolio atau produk).

Respon Psikologi: Elegan, kuat, sophisticated, ketakutan, power, kecanggihan, kematian, misteri, seksualitas, kesedihan, keanggunan, independen, berwibawa, penyendiri, disiplin, dan berkemauan keras.

Pada budaya barat warna ini melambangkan kematian dan kesedihan. Dicampur dengan warna keemasan, hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated). Warna ini juga bisa berarti menunjukkan hal yang tegas, elegan, dan eksklusif, juga bisa mengandung makna rahasia. Dengan pemahaman efek dari berbagai macam-macam warna ini, maka akan mampu menerapkannya dalam dunia komunikasi visual, marketing, materi promosi (brosur, undangan, x banner, leaflet) , corporate identity (kop surat, kartu nama, amplop) hingga pembuatan desain logo perusahaan yang menjadi titik awal dari program branding yang sukses dan berhasil.
Designer sudah harus memikirkan warna sejak pertama kali bekerja dengan mempertimbangkan segala makna dari warna yang akan dipilih atau tidak akan dipilih. Bahkan jika seseorang mempunyai warna favorit, mungkin karakter dan sifatnya tidak akan jauh berbeda dengan apa yang sudah dibahas tentang Psikologi Warna. Satu hal yang patut diingat adalah psikologi warna dan efek emosinalnya terkait erat dengan budaya dan proses penciptaan dan pencitraanya berubah sepanjang waktu dan tempat. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek psikologis dan kesan yang mendalam kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan, warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar