Search

Hasil penelusuran

Selasa, 18 Desember 2018

Interpretasi EKG



ELEKTROKARDIOGRAFI

A.          DEFINISI
§  Elektrokardiografi (EKG) adalah pencatatan potensial bioelektrik yang dipancarkan jantung melalui elektroda-elektroda yang diletakan pada posisi di permukaan tubuh (Mansjoer, 2007).
§  Elektrokardiografi adalah ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan potensial atau perubahan voltage yang terdapat dalam jantung (Ruhyanudin, 2007).
§  Elektrokardiogram adalah grafik yang merekam peubahan potensial listrik jantung yang dhubungkan dengan waktu (Ruhyanudin, 2007).
§  Electrocardiogram (ECG atau EKG) merupakan alat diagnose yang digunakan untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung yang sangat detail. Mervin J Goldman mendefinisikan elektrokardiogram (ECG) adalah grafik yang merekam potensial listrik yang dihasilkan denyutan jantung. EKG diperoleh dengan menempatkan elektrode pada posisi  tertentu (sesuai standar) pada dada dan ekstremitas.


B.           SISTEM KONDUKSI JANTUNG
Konduktor adalah bagian yang memiliki sifat penghantar listrik dan merupakan jalur listrik jantung mengalir. Menurut Faqih Ruhyanudin (2007), dalam EKG perlu diketahui tentang system konduksi yang terdiri atas:
1.      SA Node (Sino-Atriale Node): Terletak di batas atrium kanan (RA) dan vena cava superior (VCS). Sel-sel dalam SA node ini secara otomatis dan teratur mengeluarkan impuls (rangsangan listrik) dengan frekuensi 60-100 kali permenit. Kemudian menjalar ke atrium, sehingga menyebabkan seluruh atrium terangsang. Iramanya adalah sinus (sinus rhythm)
2.  Jalur internodus (traktus internodus) : jalur listrik antara nodus sinoatrial dan nodus arterioventrikuler.
3.      AV Node (Atrio-ventricular node): Terletak di septum internodal bagian sebelah kanan, di atas katup tricuspid. Sel-sel dalam AV Node mengeluarkan impuls dengan frekuensi 40-60 kali permenit. Oleh karena AV Node mengeluarkan impuls lebih rendah, maka dikuasai oleh SA Node yang mempunyai impuls lebih tinggi. Kalau SA Node rusak, maka impuls akan dikeluarkan oleh AV Node. Iramanya disebut junctional rhythm/ nodal rhytm.
4.      Berkas HIS (HIS Bundle): Terletak di dalam interventrikular dan bercabang 2 yaitu:
a.       Cabang berkas kiri
b.      Cabang berkas kanan
Setelah melewati kedua cabang ini, impuls akan diteruskan lagi ke cabang-cabang yang lebih kecil yaitu serabut purkinje.
5.      Serat / Serabut Purkinje: Serabut purkinje ini akan mengadakan kontak dengan sel-sel ventrikel. Dari sel-sel ventrikel impuls dialirkan ke sel-sel yang terdekat sehingga seluruh sel akan terangsang. Di ventrikel juga tersebar sel-sel pacemaker yang secar otomatis mengeluarkan impuls dengan frekuensi 20-40 kali permenit. Iramanya idioventricular rhytm. Oleh karena frekuensinya lebih rendah dari AV Node, maka dalam keadaan normal sel-sel ventrikel tidak mengeluarkan impuls.

C.          ELEKTROFISIOLOGI SEL OTOT JANTUNG
   Sel jantung, dalam keadaan istirahat, adalah dalam keadaan polarisasi, yakni sisi di dalam lebih bermuatan negatif daripada sisi luar. Polaritas listrik ini dijaga oleh pompa-pompa membrane sehingga ada jaminan pembagian ion yang tepat (khususnya ion kalium, natrium, klorida, dan kalsium) yang perlu untuk menjaga sisi dalam sel itu agar tetap relatif elektronegatif. Sel jantung dapat kehilangan muatan negatif di sisi dalam tersebut dalam sebuah proses yang disebut depolarisasi. Depolarisasi merupakan peristiwa listrik jantung yang amat penting. Gelombang depolarisasi ini dijalarkan dari sel ke sel yang merupakan aliran listrik dan dapat dideteksi dengan elektrode-elektrode yang ditempatkan di permukaan tubuh. Setelah depolarisasi selesai, melalui proses yang disebut repolarisasi, sel jantung itu akan memulihkan polaritasnya ke polaritas istirahat. Ini juga dapat direkam oleh elektrode perekam. Dari sudut pandang elektrokardiografi, jantung terdiri atas 3 jenis sel:
§  sel perintis (pacemaker cells) – sumber daya listrik jantung
§  sel konduksi listrik – kabel jantung
§  sel miokardium – mesin kontraktil jantung
Sel perintis dominan dalam jantung terletak di bagian atas atrium kanan, yaitu nodus sinoatrial (SA) yang terangsang dengan kecepatan 60-100x/menit. Jalur konduksi listrik jantung setelah dihasilkan impuls listrik dari nodus sinus (SA) adalah melewati nodus AV, kemudian serabut his , lalu bundle branch kanan dan kiri, kemudian serabut purkinje.

D.          ELEKTROKARDIOGRAM
Mesin EKG merekam aktivitas jantung dari beberapa “sudut pandang” yang disebut dengan “lead”. Untuk mendukung interpretasi EKG, diperlukan pencatatan data umur pasien, jenis kelamin, tekanan darah (TD), BB, TB, gejala dan obat-obatan (khususnya digitalis dan antiaritmia).
§  Dalam mesin EKG yang banyak digunakan di Indonesia, terdapat 12 lead: I, II, III, aVR, aVL, aVF, V1, V2, V3, V4, V5, V6. Artinya jantung dilihat dari 12 sudut pandang.
§  Lead I, II, III adalah lead bipolar. Maksudnya, ia terdiri dari dua elektroda yang memiliki potensi muatan yang berbeda (positif dan negatif).
§  Lead aVR, aVL, aVF adalah lead unipolar, yang terdiri dari satu elektroda positif dan satu titik referensi (yang bermuatan nol) yang terletak di pusat medan jantung
§  Lead V1-V6 adalah lead unipolar, terdiri dari sebuah elektroda positif dan sebuah titik referensi yang terletak di pusat listrik jantung
  
Pengenalan Gelombang
1.      Gelombang P
Ialah defleksi pertama siklus jantung yang menunjukkan aktivasi atrium (menggambarkan depolarisasi atrium). Gelombang P dari sinus normal durasinya 0,8-0,12 detik dan amplitudonya kurang dari 2,5 mV.
2.      Gelombang Q
Merupakan defleksi negatif pertama setelah gelombang P, normalnya berdurasi < 0,04 detik, dan amplitudonya kurang dari 25% gelombang R.
3.      Segmen PR
Segmen ini merupakan garis isoelektrik yang menghubungkan gelombang P dan gelombang QRS (diukur mulai dari permulaan gelombang P sampai permulaan gelombang Q atau R dan menggambarkan waktu yang diperlukan untuk depolarisasi atrium dan perlambatan impuls di nodus AV sebelum depolarisasi ventrikel). Interval normalnya bernilai 0,12-0,22 detik.
4.      Gelombang kompleks QRS
Ialah suatu kompleks gelombang yang merupakan hasil dari depolarisasi ventrikel kanan dan kiri. Bagian-bagian gelombang QRS antara lain: 1) Gelombang Q yaitu defleksi negatif pertama; 2) Gelombang R yaitu defleksi positif pertama. Defeleksi berikutnya disebut gelombang R’, R”; dst; 3) Gelombang S yaitu defleksi negatif pertama setelah R. Gelombang S berikutnya disebut S’, S”, dst. Komplek QRS mempunyai durasi 0,06-0,10 detik (<0,12).
5.      Segmen ST
Segmen ini merupakan garis isoelektrik yang menghubungkan kompleks QRS dan gelombang T.
6.      Gelombang T
Merupakan potensial repolarisasi ventrikel kanan dan kiri. Pada orang dewasa, gelombang T tegak di semua sadapan kecuali di aVR dan V1. Durasi normalnya 0,12 – 0,18 detik, dan amplitudonya kurang dari 10 mV di chest lead dan kurang dari 5 mV di limb lead.
7.      Gelombang U
Adalah gelombang  kecil yang mengikuti gelombang T  yang asalnya tidak jelas.
8.      Interval QT
Menggambarkan waktu total repolarisasi dan depolarisasi ventrikel. Durasi normalnya 0,3-0,4 detik.


Pembacaan Dasar (Interpretasi Dasar) Terdiri Atas:
1.      Rate
Frekuensi jantung normal adalah 60-100 x/menit.
§  Bila lebih dari 100 x/menit: (sinus) takikardi
§  kurang dari 60 x/menit: (sinus) bradikardi
§  Antara 140 – 250 x/menit: abnormal takikardi
§  Antara 250 – 350 x/menit: flutter
§  Lebih besar dari 350 x/menit: fibrilasi
§  Frekuensi jantung dapat dihitung dengan ; 300 dibagi jarak puncak gelombang R ke R berikutnya. Contohnya, bila jarak R-R adalah 4 kotak sedang, berarti 300/4 = 75 x/menit.
§  Atau dengan cara menghitung interval R-R dalam 30 kotak besar (30 kotak besar = 6 detik), kemudian hasilnya dikalikan 10.
2.      Irama
Irama jantung yang normal ialah irama yang ditentukan oleh SA node atau disebut irama sinus (= reguler sinus rhytm =  normal sinus rhytm), dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a.       Frekuensi antara 60-100 x/menit
b.      Teratur
c.       Gelombang P negatif di aVR dan positif di lead II
d.      Tiap gelombang P diikuti oleh kompleks QRS-T
Penyimpangan ciri-ciri di atas disebut aritmia (arrhythmia). Secara garis besar, aritmia dapat disebabkan oleh:
§  Gangguan pembentukan impuls yang meliputi:
a.       ekstrasistole (premature contraction)
b.      abnormal takikardi
c.       flutter
d.      fibrillasi
e.       escaped beat
f.       arrest
g.      wandering pace-maker
§  Gangguan penghantaran impuls, yang meliputi:
a.       Blok, yaitu: SA blok, AV blok, dan Intra ventrikular blok/ BBB
b.      Accelerated conduction, misalnya sindroma WPW (Wolf Parkinson White)
3.      Posisi
Untuk menentukan posisi, silakan sudara lihat pada lead aVL dan aVF, kemudian cocokkan dengan tabel di bawah ini.
aVL
aVF
Posisi
+
+
Intermediate
0
+
Semi vertikal
+
0
Semi horisontal
+
-
Horisontal
-
+
Vertikal

4.      Axis
Aksis listrik jantung adalah sudut yang dibentuk oleh vector listrik.  
aVL
aVF
Posisi
Lihat Lead
Axis (derajat)
+
+
Intermediet
sama tinggi
30
lebih tinggi aVF
40
lebih tinggi aVL
20
-
+
Vertikal
Lead I = 0
90
Lead I = +
80
Lead I = -
100
+
-
Horizontal
Lead II = 0
-30
Lead II = +
-20
Lead II = -
-40
0
+
Semi vertikal
60
+
0
Semi horisontal
0
5.      Zona Transisi
Zona transisi normalnya ada di V3-V4, yaitu pergeseran gambaran gelombang/kompleks QRS dari negatif ke positif.
6.      Interval PR dan QT
dapat dilihat pada kertas grafik EKG dan dicocokkan dengan nilai normalnya.



E.           INDIKASI PENGGUNAAN EKG
EKG terutama sangat berguna untuk mengevaluasi kondisi berbeda dibanding fungsi normal :
§  Gangguan kecepatan dan irama
§  Gangguan hantaran
§  Pembesaran kamar-kamar pada jantung
§  Infrak miokard
§  Ketidakseimbangan elektrolit.

F.           PROSEDUR
Pemeriksaan EKG
1.      Persiapan alat-alat yang di butuhkan
a.       Elektrokardiografi dengan perlengkapannya :
§  Elektroda untuk pergelangan tangan dan kaki
§  Elektroda isap prekordial
§  Sumber listrik
b.      Kapas dan alcohol
c.       Tempat tidur pasien. Perhatikan bahwa tempat tidur tidak dersentuhan dengan dinding yang mengandung kabel aliran listrik.
d.      Jeli atau pasta elektrolit.
2.      Persiapan pasien
a.       Pasien berbaring terlentang di atas tempat tidur
b.      Kulit di kedua pergelangan tangan dan kaki dibersihkan dengan kapas alkohol.
c.       Pasien dalam kondisi relaks dan kedua tungkai bawah tidak saling menempel.
3.      Persiapan ruangan
a.       Suasana tempat pemeriksaan sebaiknya sejuk, tenang dan nyaman.
b.      Alat-alat listrik yang ada dalam ruangan dapat menggangu pemeriksaan.  
4.      Oleskan keempat elektroda pergelangan anggota gerak dan elektroda prekordial dengan jeli yang mengandung elektrolit secara merata dan pasanglah elektroda sesuai ketentuan yang berlaku.
5.      Hubungkan kabel penghubung ke pasien dengan elekroda sebagai berikut
a.       Kabel warna merah (RA, right arm) dihubungkan dengan elektroda pergelangan tangan kanan.
b.      Kabel warna kuning (LA, left arm) dihubungkan dengan elektroda pergelangan tangan kiri
c.       Kabel warna hijau (LL, left leg) dihubungkan dengan elektroda pergelangan kaki kiri
d.      Kabel warna hitam (RL, right leg) dihubungkan dengan elektroda pergelangan kaki kanan
e.       Kabel C1-C6 dihubungkan dengan V1-V6
Posisi standar untuk sadapan dada adalah sebagai berikut:
1)      V1 ruang intercostal IV, tepikanan sternum
2)      V2 ruang intercostal IV, tepi sternum kiri
3)      V4 (Jangan khawatir, bukan kesalahan, tempatkan elektrode keempat sebelum ketiga) Ruang intercostal kelima di garis midclavicula
4)      V3 di pertengahan antara elektrode kedua dan keempat
5)      V5 terletak pada iga ke lima di garis aksilaris anterior
6)      V6 pada suatu garis horisontal dengan V5 di garis aksilaris media 
6.      Sebelum merekam lead, buatlah rekaman kalibrasi.
7.      Setelah selesai merekam, bersihkan lead dan tubuh pasien yang terkena pasta.
8.      Tulis tanggal dan jam pembuatan, nama dan umur pasien.
9.      Kembalikan elektrode dan alat perkam EKG pada tempatnya.





Teknik Pemasangan EKG
Hal yang perlu diperhatikan
§  Kecepatan laju kertas EKG 25 mm/detik atau 50 mm/detik.
§  Ukuran galvanometer 0,5 mv, 1 mv, dan 2 mv.
§  Kalibrasi dilakukan dua kali saat sebelum dan sesudah
§  Dibuat minimal 3 gelombang
Sadapan bipolar
Sadapan ini akan ditandai dengan angka romawi I,II, dan III dimana:
§  Lead I: Elektrode yang positif dihubungkan dengan lengan kiri dan electrode negatif dengan lengan kanan.
§  Lead II: Elektrode yang positif dihubungkan dengan kaki kiri dan yang negatif dengan lengan kanan.
§  Lead III: Elektrode yang positif dihubungkan dengan kaki kiri dan yang negatif dengan lengan kiri.
Sadapan unipolar ekstrimitas
Sadapan ini ditandai dengan aVR, aVL dan aVF
§  Sadapan aVR memiliki elektrode positif di lengan kanan. Elektrode negatif merupakan gabungan elektrode lengan kiri dan elektrode kaki kiri.
§  Sadapan aVL mempunyai elektrode positif hitam di lengan kiri. Elektrode negatif adalah gabungan elektrode lengan kanan dan elektrode kaki kiri.
§  Sadapan aVF mempunyai elektrode positif di kaki kiri. Elektrode negatif adalah gabungan elektrode lengan kanan dan elektrode lengan kiri

G.          DAFTAR PUSTAKA
Brunner & suddarth. 2002. Buku ajar keperawatan medical bedah, volume 2. EGC: Jakarta
Mansjoer, A dkk. 2007. Kapita Selekta Kedokteran, Jilid 1 edisi 3. Jakarta: Media Aesculapius
Ruhyanudin, F. 2007. Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Malang: UMM Press
Thaler. 2000. Satu-Satunya Buku EKG Yang Anda Perlukan, edisi 2. Jakarta: Hipokrates

Udjianti, WJ. 2010. Keperawatan Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika.

CONTOH GAMBARAN EKG ABNORMAL

1.      Ventricular Tachycardia (VT)
Adanya daerah miokard iskemik menyebabkan putaran balik konduksi impuls sehingga terjadi depolarisasi ventrikel berulang secara cepat. Takikardi ventrikel mempunyai karakteristik sebagai berikut: (Brunner & Suddarth, 2002)
§     Frekuensi : 150-200 x/menit
§     Gelombang P: biasanya tenggelam dalam kompleks QRS; bila terlihat, tidak selalu mempunyai pola yang sesuai dengan QRS. Kontraksi ventrikel tidak berhubungan dengan kontraksi atrium.
§     Kompleks QRS: mempunyai konfigurasi yang sama dengan PVC-lebar dan aneh, dengan gelombang T terbalik. Denyut ventrikel dapat bergabung dengan QRS normal, menghasilkan denyut gabungan
§     Hantaran: berasal dari ventrikel, dengan kemungkinan hantaran retrograde ke jaringan penyambung dan atrium
§     Iram: biasanya regular, tetapi dapat juga terjadi takikardi ventrikel irregular 
Ventricular Tachycardia (VT)


2.      Ventrikel Fibrilasi (VF)
Adalah gambaran bergetarnya ventrikel. Hal ini disebabkan karena banyaknya tempat di ventrikel yang memunculkan impuls, sehingga sel jantung tidak sempat berdepolarisasi dan repolarisasi sempurna.
Ventrikel Fibrilasi (VF)
3.      Ventrikel Ekstra Sistol (VES)
Adalah gelombang ventrikel yang tiba-tiba muncul pada gelombang sinus. Ini muncul karena pacemaker ventrikel tiba-tiba lebih kuat dari NSA dalam memproduksi impuls listrik. Jika ada Ekstra Sistole yang muncul, dimana R dari Ekstra Sistol tersebut berada di gelombang T sebelumnya, maka ini disebut fenomena R on T, dan ini ganas. Macam-macam VES :
1.      Ventrikel Ekstra Sistol “Uniform”

Adalah Ventrikel ekstra systole yang bentuknya serupa dalam lead yang sama. Jika berbeda bentuk tetapi dengan lead yang berbeda, belum tetu bentuk Uniform. VES Uniform disebut juga VES Unifokal.
Ventrikel Ekstra Sistol “Uniform”

2.      Ventrikel Ekstra Sistol “Multiform”
Adalah Ventrikel Ekstra Sistol yang memiliki bentuk beragam dalam lead yang sama. Disebut juga VES Multifokal. Ini menunjukan ada beberapa sumber impuls yang berbeda di Ventrikel.
Ventrikel Ekstra Sistol “Multiform”

3.      Ventrikel Ekstra Sistol “Bigemini”
Bigemini maksudnya, setiap satu kompleks normal diikuti satu VES.

Ventrikel Ekstra Sistol “Bigemini"
4.      Ventrikel Ekstra Sistol “Trigemini”
Trigemini artinya setiap dua kompleks normal diikuti satu VES.
Ventrikel Ekstra Sistol “Trigemini”

5.      Ventrikel Ekstra Sistol “Couplet”
Couplet artinya setelah kompleks normal muncul dua VES sekaligus.
Ventrikel Ekstra Sistol “Couplet”



Neuropati Perifer


Neuropati adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi-kondisi yang terkait dengan kelainan pada fungsi saraf. Kata neuropati itu sendiri berarti gangguan saraf. Saraf-saraf yang ada di seluruh tubuh dapat mengalami gangguan akibat penyakit tertentu maupun cedera.

Pembahasan neuropati bisa menjadi cukup luas. Neuropati sendiri dapat dikelompokkan berdasarkan lokasi saraf yang terpengaruh dan penyakit-penyakit yang menyebabkannya. Berikut ini adalah jenis-jenis neuropati yang umum:
Neuropati perifer
Kondisi ini terjadi ketika gangguan atau kelainan saraf memengaruhi saraf di luar otak dan saraf tulang belakang. Dengan kata lain, neuropati perifer memengaruhi saraf-saraf pada anggota gerak, seperti lengan, tungkai, tangan, kaki, dan jari. Saraf-saraf ini adalah bagian dari sistem saraf perifer yang berfungsi menghantarkan sinyal dari dan ke otak. Jika saraf di bagian bahu, pinggul, paha, atau bokong yang mengalami gangguan, maka kondisi tersebut dikenal dengan istilah neuropati proksimal.
Gejala neuropati perifer yang berdampak pada fungsi motorik:
  • Kram otot dan kedutan.
  • Kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu atau beberapa otot.
  • Sulit mengangkat kaki, sehingga mengalami kesukaran dalam berjalan.
  • Otot mengecil.
Gejala neuropati perifer yang berdampak pada fungsi sensorik:
  • Parestesia, yaitu sensasi kesemutan atau rasa seperti tertusuk-tusuk pada bagian yang mengalami gangguan.
  • Rasa perih dan menyengat, biasanya pada bagian kaki dan tungkai.
  • Baal dan menurunnya kemampuan untuk merasakan rasa sakit.
  • Pembengkakan kaki yang tidak dirasakan.
  • Perubahan suhu tubuh, terutama di bagian kaki.
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  • Merasakan sakit dari stimulasi yang seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.
Neuropati otonom
Kondisi yang muncul akibat kerusakan pada sistem saraf involunter. Sistem saraf ini mengendalikan detak jantung, sirkulasi darah, sistem pencernaan, respons seksual, keringat, dan fungsi kandung kemih. Gejala neuropati otonom, antara lain:
  • Terutama pada malam hari akan mengalami konstipasi atau diare.
  • Tekanan darah rendah atau hipotensi.
  • Merasa mual, kembung, dan sering bersendawa.
  • Gangguan pada respons seksual, misalnya disfungsi ereksi.
  • Detak jantung cepat atau takikardia.
  • Kesulitan menelan.
  • Inkontinensia fekal.
  • Gula darah rendah (hipoglikemia).
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Berkeringat secara berlebihan.
Neuropati kranial
Kondisi di mana terjadi kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranial (saraf di bagian kepala). Berikut adalah dua jenis neuropati kranial:
  • Neuropati optik. Kelainan pada saraf kranial yang berfungsi mengirimkan sinyal visual dari retina ke otak, sehingga mempengaruhi penglihatan.
  • Neuropati auditori. Kelainan pada saraf kranial yang mengirimkan sinyal suara dari telinga menuju otak, dan menimbulkan gangguan dalam pendengaran.
Neuropati fokal atau mononeuropati
Kondisi yang hanya memengaruhi satu saraf, satu kelompok saraf, atau saraf pada salah satu bagian tubuh seperti paha, kaki, lengan, otot mata, atau dada. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyakit diabetes, dengan gejala yang muncul secara mendadak. Gejala biasanya dapat mereda dengan sendirinya dalam jangka waktu 6 hingga 8 minggu. Gejala yang muncul akan tergantung pada saraf mana yang mengalami gangguan, misalnya:
  • Salah satu sisi wajah melemah (Bell’s palsy).
  • Rasa kebas atau penurunan sensitivitas perabaan pada jari tangan atau jari tangan.
  • Rasa sakit, kebas, atau lemah pada kaki atau lengan.
  • Rasa sakit pada mata, serta pandangan kabur atau tidak bisa fokus.
Neuropati umumnya menimbulkan gejala, tetapi tidak semua penderita memiliki gejala dan tingkat keparahan yang sama. Namun, kadang ada juga neuropati yang tidak menimbulkan gejala apa pun.
Penyebab Neuropati
Terdapat banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami neuropati. Berikut ini adalah beberapa kondisi, cedera, dan infeksi yang bisa berakibat pada munculnya neuropati:
Trauma atau cedera. Penyebab kerusakan saraf yang paling umum adalah cedera atau trauma. Cedera bisa terjadi karena aktivitas maupun kecelakaan.
Diabetes. Ini adalah kondisi yang juga sering dikaitkan dengan neuropati. Jika gejala neuropati perifer muncul pada orang yang menderita diabetes, maka kondisi tersebut dikenal dengan istilah neuropati diabetes. Gejala biasanya menjadi lebih parah jika gula darah tidak terkontrol, atau penderitanya mengalami obesitas dan hipertensi.
Penyakit autoimun. Beberapa penyakit autoimun bisa menjadi penyebab munculnya neuropati, misalnya rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, dan sindrom Sjogren.
Infeksi. Beberapa infeksi virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan munculnya neuropati, misalnya HIV/AIDS, penyakit Lyme, dan sifilis.
Tumor. Keberadaan tumor dapat menekan saraf-saraf yang ada di sekitarnya. Neuropati bisa terjadi jika tumor (jinak atau ganas) muncul di jaringan sekitar saraf.
Penyakit keturunan. Neuropati juga bisa terjadi sebagai akibat dari penyakit keturunan, misalnya ataksia Friedreich, porfiria, dan penyakit Charcot-Marie-Tooth.
Uremia. Kondisi ketika terjadi penumpukan sisa metabolisme tubuh di dalam darah akibat kondisi gagal ginjal yang akhirnya bisa mengakibatkan munculnya neuropati.
Iskemia. Suatu kondisi ketika jaringan kekurangan suplai darah. Hambatan aliran darah ke saraf dapat menyebabkan kerusakan saraf jangka panjang.
Defisiensi vitamin. Neuropati bisa muncul akibat kekurangan beberapa vitamin, terutama vitamin B12 dan folat, serta beberapa vitamin B lainnya.
Obat-obatan. Beberapa obat untuk terapi kanker (salah satunya vincristine) dan antibiotic (misalnya metronidazole dan isoniazid) bisa menyebabkan kerusakan pada bagian saraf.
Alkohol. Mengonsumsi minuman keras berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada saraf. Biasanya pecandu minuman keras mengalami kekurangan nutrisi dan vitamin.
Racun. Beberapa racun (toksin) atau senyawa berbahaya bisa menyebabkan kerusakan pada saraf manusia, misalnya pestidisa, senyawa emas, arsenik, timah, atau merkuri.
Diagnosis Neuropati
Pada awal pemeriksaan, dokter akan menanyakan tentang gejala yang dirasakan dan riwayat kesehatan, serta melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tahu penyebab dan tingkat keparahannya.
Selain itu, pemeriksaan tambahan dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis dan penyebabnya. Salah satu pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan darah, untuk mengetahui apakah ada kondisi medis tertentu yang menyebabkan terjadinya kerusakan saraf.
Untuk mengetahui apakah terdapat penekanan atau kerusakan pada saraf, dapat dilakukan pencitraan seperti foto Rontgen, CT scan, dan MRI. Sedangkan pemeriksaan yang dilakukan khusus untuk melihat fungsi saraf adalah:
  • Elektromiografi (EMG). Tes ini berfungsi untuk mengukur fungsi saraf.
  • Tes velositi konduksi saraf (NVC). Tes ini berfungsi untuk mengukur kecepatan penghataran sinyal pada saraf.
  • Biopsi saraf. Merupakan prosedur pengambilan sampel jaringan saraf, untuk kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Jika diperlukan, biopsi kulit juga dapat dilakukan untuk memeriksa kedalaman serat saraf pada kulit.
Pengobatan Neuropati
Tujuan pengobatan neuropati adalah untuk meredakan gejala yang muncul serta mengatasi penyebab utamanya. Jika kondisi yang mendasarinya terobati, maka neuropati pun akan hilang atau sembuh dengan sendirinya.
Khususnya pada neuropati diabetes, pengaturan kadar gula darah akan sangat penting dalam membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada bagian saraf yang sudah terpengaruh.
Jika neuropati disebabkan oleh penekanan atau penjepitan pada saraf, maka penanganannya adalah melalui prosedur operasi. Sedangkan apabila neuropati terjadi akibat penyakit autoimun, infeksi, kelainan ginjal, defisiensi vitamin, efek samping obat, cedera, atau kondisi lainnya, maka penanganannya pun akan disesuaikan dengan gangguan yang mendasarinya.
Berikut ini adalah contoh obat-obatan yang biasa dipakai dalam mengatasi kondisi dan gejala yang terkait dengan neuropati:
  • Antikonvulsan.
  • Antidepresan.
  • Opioid dan obat sejenisnya.
  • Obat pereda nyeri topikal (dioleskan di kulit).
  • Antioksidan asam alfa lipoat (untuk mengatasi gejala neuropati diabetes).
Jika gejala atau rasa nyeri tidak mereda setelah pengobatan, sebuah prosedur yang disebut transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dapat dilakukan untuk merangsang sistem saraf, dengan menggunakan energi listrik yang dihantarkan melalui permukaan kulit.
Neuropati, khususnya neuropati diabetes, sering terjadi pada saraf kaki. Oleh karena itu, sangat penting bagi penderitanya untuk memberikan perawatan khusus terhadap bagian tubuh tersebut. Penderita dianjurkan untuk:
  • Tidak keluar rumah tanpa memakai alas kaki.
  • Tidak menggunakan alas kaki yang rusak atau tidak sesuai ukuran kaki ketika berpegian.
  • Mencuci kaki dengan air hangat setiap hari dan mengeringkannya, terutama di bagian antara jari-jari kaki.
  • Tidak membiarkan kuku jari kaki tumbuh terlalu panjang, atau memotongnya terlalu pendek.
  • Memeriksa telapak kaki secara rutin untuk mencari luka robek, luka melepuh, atau kerusakan lainnya.
  • Memijat kaki untuk meningkatkan sirkulasi atau berhenti merokok agar sirkulasi darah membaik.
  • Menggunakan kaos kaki yang tebal untuk mencegah gesekan atau luka.
Pencegahan Neuropati
Sama halnya seperti langkah pengobatan, pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari neuropati tergantung pada kondisi yang mendasarinya. Neuropati diabetes bisa dicegah dengan menjaga dan memonitor kadar gula dalam darah secara rutin agar tidak melebihi batas normal. Sedangkan neuropati akibat kekurangan nutrisi, defisiensi vitamin, atau kecanduan minuman keras, bisa dicegah dengan menerapkan pola makan seimbang dan membatasi konsumsi alkohol.


Senin, 22 Oktober 2018

10 Jalur Darat Paling Mengagumkan di Dunia

Terkadang dalam hidup ini perjalanan merupakan yang terpenting, tapi di sisi lain tujuan juga jadi priotitas utama dan kadang-kadang keduanya juga penting. Berikut kami sajikan 10 jalur darat paling mengagumkan di dunia yang dikutip berjambang.blogspot.com
1. Jalan raya Seward di Alaska
Ten ultimate road trips
Alaska terkenal karena satwa liar dan keindahan alamnya. Berkendaralah di sepanjang jalan raya Seward, maka Anda bisa melihat rusa merumput di tepi jalan, elang membubung tinggi di angkasa, padang bunga liar dan pemandangan gunung tak bertepi yang menembus langit. Luangkan waktu untuk mampir dan berlayar dengan ditemani paus, menjelajahi hutan, menaiki kayak di pesisir pantai nan tenang dan mengunjungi restoran setempat untuk mencicipi kelezatan ikan segar.
2. Pesisir Amalfi, Italia
Ten ultimate road trips
Lemparkan tas Anda ke belakang mobil sport Italia, turunkan atapnya, dan biarkan angin laut Italia mengibarkan rambut Anda. Ruas jalan tepi pantai yang dikelilingi tebing terjal, terkenal dengan tikungan tajamnya dan pemandangan laut berwarna kebiruan yang sangat luas. Di setiap belokan, pemandangan berbeda tersibak; buka mata Anda lebar-lebar dan saksikan hamparan kebun zaitun, menara pemantau yang diubah menjadi restoran super cantik dan vila berwarna pastel yang dibangun di sisi tebing. Luangkan waktu untuk mampir dan menikmati segelas anggur lokal dan makanan laut segar.

3. Great Ocean Road, Australia
Ten ultimate road trips
Daftar 10 jalur darat paling mengagumkan di dunia belum lengkap tanpa Great Ocean Road. Berkendaralah di sepanjang pantai selatan Australia, aneka jenis tumbuhan akan membangkitkan indera Anda selama perjalanan. Anda bisa mencium bau kulit pohon, dedaunan, bunga dari semak asli dan selain itu, Anda juga bisa menikmati pemandangan pantai dan kabut laut. Pastikan membuka mata lebar-lebar untuk menyaksikan koala ketika Anda berhenti dan menjepret beberapa foto, kemungkinan besar ada satu koala sedang bertengger di atas dahan dan memerhatikan Anda.

4. Big Island, Hawaii
Ten ultimate road trips
Berkendaralah di sekitar Big Island Hawaii, Anda bisa menjumpai pemandangan beragam, mulai dari hamparan lava, hutan lebat, tanaman tropis, gunung berapi, pantai nan cantik, deruan ombak, dataran tinggi berwarna kehijauan, pemandangan pegunungan yang mencengangkan dan lembah-lembah terjal. Jalur darat itu sangat membutuhkan panca indera Anda, karena Anda tidak akan pernah tahu kejutan apa yang mungkin menanti. Mengisi ruang-ruang kosong di antara pemandangan menakjubkan itu adalah roh orang Polinesia, yang mendarat di pulau tersebut lebih dari ribuan tahun lalu.

5. South-West Coast, Irlandia
Ten ultimate road trips
Jika Anda berjalan-jalan di sepanjang South-West Coast, Irlandia, bersiaplah untuk terpana menyaksikan keindahan tebing pantai yang curam, semenanjung dan teluk dalam menyerupai fjord. Desa-desa kuno yang menawan dikelilingi oleh pedesaan hijau dan subur. Pastikan Anda mampir ke salah satu desa untuk menikmati segelas bir di salah satu pub lokal.

6. Northeast New Mexico
Ten ultimate road trips
Rasakan kelengangan jalan saat Anda berkendara di sepanjang Northeast New Mexico yang luas dan berdebu. Jalan raya itu, yang merupakan bagian dari Route 66, seakan tak berujung dan sangat sepi, meskipun Anda bisa melihat bar tua, wisma dan kota hantu yang terabaikan. Pemandangan Northeast New Mexico dipercantik oleh padang rumput, gunung berapi dan desa seperti di lokasi syuting film garapan Clint Eastwood. Di tempat itulah para koboi menggantungkan sepatu mereka, mobil-mobil Chevy berbaris di jalanan dan seniman dari Santa Fe pindah untuk mencari kedamaian dan inspirasi.

7. Jalur Desa Provence, Prancis
Ten ultimate road trips
Berkendaralah dengan santai di sepanjang jalur desa Provence, yang dihiasi dengan bukit-bukit indah, padang lavender, kastil abad pertengahan, peternakan kuno dan berlimpahnya hasil karya seniman. Akhir pekan sangat cerah dan penuh warna, karena saat itu pasar dan toko antik di kota tersebut dibuka. Barang kerajinan lokal dan hasil karya lainnya bisa Anda beli, mulai dari kain tenun lokal, keramik berwarna-warni, makanan lezat dan sabun buatan sendiri. Luangkan waktu untuk menhelajahi jalan-jalan pedesaan yang melintasi hamparan perkebunan zaitun, kebun cheri, kebun lavender dan kebun anggur yang dijalankan keluarga lokal — pastikan Anda mampir dan menikmati keindahan Provence.

8. Wallachia ke Transylvania, Rumania
Ten ultimate road trips
Ikuti jejak Dracula dan lalukan perjalanan melintasi pegunungan Karpatia dan jelajahi sejarah yang kaya dan keindahan alam dari daerah ini. Terletak di lembah terjal, pegunungan menjulang, danau sebening kristal dan istana yang hancur, itu lah yang membuat daerah ini begitu memesona, namun misterius. Berkendara di Transfagarasan Pass tidak cocok untuk orang dengan jantung lemah, karena mendaki ke arah puncak Pegunungan Fagaras, Rumania, yang dikatakan sebagai salah satu jalan tertinggi di Eropa. Mendaki hingga ketinggian 2.000 meter, jalan itu terletak di antara puncak pegunungan tertinggi di Rumania – Moldoveanu (2.543 meter) dan Negoiu (2.535 meter) – dan melintasi terowongan sepanjang 887 meter.

9. Garden Route, Afrika Selatan
Ten ultimate road trips
Jalan pesisir ini sangat terkenal di kalangan pecinta kegiatan luar ruangan. Kaya tumbuh-tumbuhan, satwa liar dan aktivitas luar ruangan. Nama tempat ini diberikan berdasarkan aneka ragam tumbuh-tumbuhan yang dimukan disini dan luasnya laguna dan danau di sepanjang pantai. Anda bisa mampir dan mendaki hutan-hutan di sekitar, bersepeda di suaka margasatwa, bersantai di pantai berpasir putih dan menaiki kano di laguna yang tenang.

10. Vancouver ke Jasper
Ten ultimate road trips
Buka kaca jendela Anda dan biarkan kehangatan matahari musim panas Kanada menyinari kulit, saat Anda menikmati keindahan alam dan keanggunan Canadian Rockies. Gunung-gunung menjulang ke angkasa, satwa liar berlimpah dan di setiap sudut terdapat danau hijau bak zamrud yang sempurna. Anda bisa menghabiskan hari-hari dengan mejelajahi hutan belantara, sesekali mampir di kios buah pinggir jalan untuk mengisi perut. Perjalanan di Rockies membuat Anda merasa seperti bertualang, lebih bersemangat dan lebih dekat dengan alam — itu tidak boleh dilewatkan.

5 Gedung Terhijau di Dunia

Berikut 5 bangunan terhijau di dunia, seperti dikutip dari unikgaul.com

1. Bank Amerika, New York
Bangunan megah yang memiliki 54 lantai ini diklaim sebagai gedung terhijau di dunia. Gedung Bank Amerika dirancang untuk memaksimalkan masuknya sinar matahari, sehingga penggunaan lampu yang dapat menghamburkan enerji listrik pun berkurang. Selain itu, enerji listrik untuk memenuhi kebutuhan enerji dipasok oleh teknologi solar cel (listrik tenaga surya).
Tidak hanya memanfaatkan sinar matahari, air hujan pun dimanfaatkan untuk keperluan air di gedung tersebut. Pada intinya semua potensi sumber daya yang ada di Kota New York dimanfaatkan untuk kepentingan gedung dan penghuninya baik karyawan maupun masyarakat umum.

2. Pulau Kristal, Moskow
Salah satu kawasan hijau yang dibuat oleh pemerintah Rusia terletak di Pulau Kristal, dengan 30.000 rumah yang dirancang dalam satu bangunan. Bangunan hijau di Pulau Kristal menggunakan potensi angin dan matahari sebagai energi listriknya. Dengan didirikannya gedung hijau di Pulau Kristal pemerintah Rusia berharap iklim di Rusia tetap normal bahkan lebih baik lagi.

3. CH2, Melbourne
Australia merupakan benua yang memiliki kawasan hijau cukup banyak dan luas, dan keberadaan CH2 semakin menguatkan keinginan pemerintah Negeri Kangguru untuk menjaga kelestarian alam. CH2 yang juga dikenal sebagai Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menggunakan enerji daur ulang, turbin aingin, sistem pendingin alami, tenaga surya dan lainnya. Dengan keberadaan CH2 pemerintah Melbourne berharap akan menghemat sumber enerji konvensional (bahan bakar minyak) selama lebih dari 10 tahun. Yang utama dari berdirinya CH2 adalah keinginan dan usaha pemerintah Australia untuk menghijaukan bumi.

4. Cor, Miami
Selain Bank Amerika, Cor pun diklaim sebagai gedung terhijau tidak saja di Amerika Serikat namun di dunia. Enerji matahari, turbin angin, sistem pendingin alami merupakan potensi alam yang digunakan sebagai enerji yang mengalir di Cor. Bukan itu saja desain Gedung Cor dibuat seindah dan sesederhana mungkin sehingga tidak menyerap dan memantul panas di lingkungan sekitarnya.

5. BMW Welt, Munich
Mungkin tidak semua produk BMW sehijau gedung yang dimilikinya di Munich, Jerman. Namun keberadaan BMW Welt memperlihatkan kepedulian mereka terhadap isu pemanasan global. Seperti gedung-gedung yang telah disebutkan di atas, BMW Welt pun menggunakan potensi alam untuk menghijaukan lingkungan sekitar dan dunia.

Minggu, 29 Mei 2016

5 Tujuan Wisata Terpopuler di Dunia


Begitu banyak tujuan wisata yang ada dibelahan dunia ini, namun kebanyakan orang wisata keluar negeri masih menjadi favorit dan terbilang tidak semua orang bisa kesana.
Diantara sekian banyak tempat wisata terpopuler didunia saya hanya akan bernagi 5 tujuan yang paling populer hingga saat ini. Ditempat tersebut ada banyak kisah-kisah yang menarik serta keindahan yang dimilikinya.
Tujuan wisata terpopuler didunia ini memiliki banyak beragam oleh-oleh yang tidak dapat dibeli ditempat wisata domestik. Oleh sebab itu tidak heran jika setiap tahunnya tempat tersebut selalu dibanjiri oleh turis-turis asing dari berbagai belahan dunia.
Dibawah ini adalah 5 tempat wisata terpopuler didunia yang dikutip dari didunia.net

1. Istanbul
Wisata terpopuler didunia
Perjalanan ke Timur Tengah ternyata akan terus tumbuh. Para wisatawan akan melakukan perjalanan ke Istanbul yang memang salah satu destinasi favorit sepanjang tahun 2013 lalu. Istanbul menjadi jantung ekonomi serta budaya dan sejarah di Timur Tengah. Kota ini juga membentuk salah satu aglomerasi perkotaan terbesar di dunia.
Tujuh juta turis asing berkunjung ke Istanbul pada 2010, setelah dinobatkan sebagai Ibu Kota Budaya Eropa. Tak mengherankan, kota ini menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler didunia. Atraksi utama kota ini adalah pusat sejarah yang separuhnya terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

2. India

Pariwisata di India juga merupakan sektor ekonomi penting dan berkontribusi terhadap pendapatan nasional. Lebih dari 5,5 juta wisatawan asing masuk ke negara ini. Mayoritas wisatawan asing tersebut berasal dari Amerika Serikat dan Inggris. Meski belum lama ini India mengalami kemunduran karena kasus perkos@an, di tahun depan wisatawan asing yang datang masih cukup tinggi.

3. Bali Indonesia
Wisata terpopuler didunia
Tempat wisata di Indonesia juga didukung dengan warisan budaya yang kaya dan mencerminkan sejarah serta keberagaman etnis Indonesia yang dinamis. Oleh karena itu beberapa tempat di Indonesia seperti Bali yang saat ini dijadikan sebagai salah satu wisata terpopuler didunia.

4. Singapura
Wisata terpopuler didunia
Singapura memiliki industri pariwisata yang berkembang dengan baik. Lebih dari 14 juta wisatawan asing datang ke Singapura pada 2012. Sebagai kota kosmopolitan yang menonjokan ras dan budaya yang harmonis, banyak wisatawan datang dan menjadikan Singapura tujuan wisata mereka, bukan sekadar tempat transit menuju negara lain.

5. Australia
Wisata terpopuler didunia
Negara berjuluk Negeri Aborigin ini sangat dekat dengan Asia. Tak ayal jika pertumbuhan wisatawannya meningkat pesat. Dari monumen nasional sampai galeri butik dan festival di ruangan terbuka, kota-kota di Australia memiliki budaya beragam dan sangat kreatif.
Belum lagi pertunjukan di Opera House yang terkenal di Sydney. Temukan pula harta karun tujuan wisata nasional di Canberra. Bandingkan pertunjukan akbar dengan seni jalanan di Melbourne, rumah bagi berbagai kelompok opera dan balet nasional.